Guardiola : Manchester City Masih Ingusan

Guardiola bahkan menepis anggapan kesebelasan asuhannya akan memenangi laga ini dengan gampang dan lolos ke perempat final guna selangkah lebih dekat lagi meraih trofi Si Telinga Besar guna kali kesatu.

Ia pun tak sepakat dengan pengakuan yang menyinggung tersingkirnya PSG serta Real Madrid, akan memuluskan jalan kesebelasan asuhannya jadi juara Liga Champions musim ini.

“Kami ini remaja di turnamen ini, seperti tersebut pendapat saya. Itu bukan alasan, pasti kami hendak memenangi tersebut (Liga Champions),” kata Guardiola.

“Anda mempunyai mimpi dan destinasi setinggi mungkin, namun di ketika bersamaan Anda mesti dapat menerima terdapat tim-tim beda yang berpikiran sama dengan kualitas tinggi dan tidak sedikit talenta,” imbuhnya.

Di sisi lain, manajer asal Catalan tersebut mengungkap ketidakpuasannya atas dua gol yang terjadi ketika tim asuhannya bermain di leg kesatu. City kecurian dua gol penalti melulu dalam selang masa-masa enam menit.

Nabil Bentaleb sukses mencetak dua gol lewat titik putih Agen Sbobet pada menit ke-38 dan 45, untuk menciptakan Schalke memimpin 2-1, sebelum kesudahannya Leroy Sane serta Raheem Sterling meyakinkan kemenangan Manchester City.
Tetap Tenang dan Fokus
Guardiola kemudian menggunakan pengalaman tersebut untuk mengingatkan pemain Manchester City jelang leg kedua guna tak cepat puas diri.

“Dalam persaingan reguler domestik, masih terdapat laga lainnya. Dalam turnamen ini, tak bakal ada pertandingan lain. Itu keunikannya, konsentrasi harus luar biasa, dan saat Anda menciptakan kesalahan, lawan bakal menghukum Anda,” kata manajer 48 tahun itu.

“Schalke punya dua tembakan menuju gawang dan mencetak dua gol. Kami bermain 23 menit, 10 melawan 11, di mana seharusnya kami dapat menghindari kartu kuning kedua bikin Nico (Nicolas Otamendi).”

“Kami beruntung, kami dapat menang 3-2 saat kami dapat saja kalah 3-1 atau 4-1. Itulah fakta turnamen. Ada kegiatan yang mesti dilakukan, tetap tenang, dan fokus,” ucap Guardiola.