Masinis MRT akan disertifikasi

Jakarta (ANTARA News) – Masinis kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan disertifikasi untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan moda transportasi tersebut saat beroperasional nanti mulai 24 Maret 2019.

“Untuk memastikan agar publik aman dan selamat tentunya masinis kami harus berkualitas, karenanya masinis kami harus mendapatkan sertifikat,” kata Direktur Operasional MRT Jakarta Muhammad Effendi di Jakarta, Rabu.

Effendi mengatakan pihaknya “menyekolahkan” masinis tersebut di PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan kapasitas masinis dalam mengendarai kereta.

“Jadi banyak tahapan yang harus dilakukan. Selain itu mereka juga harus melalui tes kesehatan agar mengendarai kereta dalam kondisi sehat dan aman,” ujarnya.

Sertifikasi tersebut, dilaksanakan dua tahap yakni pada 17-18 Januari 2019 pada instruktur dan 28-31 Januari 2019 pada pengemudi.

“Totalnya ada 71 masinis yang tersertifikasi dengan rincian 17 instruktur dan 54 masinis,” kata Effendi menambahkan.

MRT Jakarta sendiri, akan diujicoba publik dan latihan dalam keadaan darurat (emergency operating training) mulai 26 Februari 2019 mendatang.

Pada waktu tersebut, masyarakat umum juga bisa menggunakan moda transportasi baru di Jakarta ini dengan cuma-cuma, namun harus mendaftar terlebih dahulu di laman web resmi MRT Jakarta.

MRT Jakarta direncanakan akan menjadi bagian program terintegrasi transportasi di Jakarta bernama Jak Lingko yang akan mengintegrasikan moda angkutan MRT, LRT dan TransJakarta.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019